Showing posts with label Barang Antik. Show all posts
Showing posts with label Barang Antik. Show all posts

Wednesday, May 07, 2008

Aneka macam sate

Iseng-iseng cek e-mail jadul, eee ketemu gambar-gambar sate ini. Jadi inget dulu waktu kami masih tinggal di Beijing, tiap hari Jum'at, Sabtu dan Minggu sore di Jl. Wang Fu Jing ada deretan pasar kaget. Di deretan ujung ada aneka makanan. Nah diantara makanan-makanan aneh (setidaknya menurut saya) ada sate-sate seperti gambar ini. Tapi gambar ini bukan yang di Jl. Wang Fu Jing. Saya gak punya fotonya karena waktu itu belum punya tustel digital. Ini gambar entah ngambil di mana saya gak tau. Tapi persis banget yang di Beijing itu.









selain sate di gambar itu, sate tarantula, sate kelabang, sate ulet, sate kumbang, sate kalajengking, sate udang batu, makanan yang kategori aneh masih banyak, sayang fotonya gak ada. Diantaranya dijual telor 1000 tahun. Bukan 1000 tahun beneran, cuma namanya doank. Warnanya hitam, baunya weleh....., rasanya.... kalo yang gak pernah cicip bisa gak ketelen. Selain itu ada wine isi ular, wine isi tokek, wine isi embrio rusa, untuk kesehatan (katanya).

Ada juga telor ayam yang sudah setengah jadi embrio, penyu kecil direbus, kaki kodok, makanan dari daging ular, wes lah pokoke banyak.

Sunday, September 23, 2007

Luigi : Mobil disain lama yang muncul lagi



Mobil Fiat 500 (cinque cento) pertama kali diproduksi tahun 1950-an, karena bentuknya keren yang dalam film Cars juga dipopulerkannya dengan nama Luigi, akhirnya tahun 2007 ini muncul lagi di pasaran mobil kecil (city car). -antz-

Saturday, September 15, 2007

Vespa

Pameran Vespa buatan Piaggio, Vespa dari tahun 1950-an sampai 1980-an.
Bentuknya aneh-aneh, yang ada boncengan gerobaknya buatan tahun 1957, yang stangnya mirip sepeda dan lampunya di roda depan buatan tahun 1959, yang ban serepnya di tengah tahun 1965, dan yang mirip Bajai adalah Vespa tahun 1963.






Monday, July 16, 2007

Membeli sesuai kebutuhan


Inilah telepon seluler milik saya, kuno ya ?! Saya bertahan dengan telepon seluler itu selama 6 tahun. Berusaha bertahan dari membeli karena “lapar mata”. Sampai saat ini saya masih berusaha membeli gadget hanya yang sesuai dengan kebutuhan, bukan sesuai dengan banyaknya uang yang ada di kantong.

Saya adalah karyawan dengan kebutuhan telepon seluler hanya untuk bertelepon dan ber-sms. Jadi saya berusaha tidak ikut-ikutan memperebutkan iphone yang baru muncul dan diantri berjam-jam oleh penggemar gadget teranyar di hari pertamanya muncul di pasar. (ini salah satu alasan resmi, alasan aslinya sih gak punya uang lebih untuk beli gituan ha ha ha ha ha, masih ada prioritas lain)

Aahh …… jadi ingat, dalam PNS kan berlaku “yang penting ada anggarannya ! Apakah pembelian barang itu bermanfaat atau tidak, efisien atau tidak itu urusan belakang.”

Misal bos eselon sekian membutuhkan notebook, dan anggaran yang disediakan katakanlah 4,000 dolar AS. Ya belilah yang seharga itu ! Walaupun untuk kebutuhan bos yang misalnya hanya untuk ber-internet, mencek e-mail, presentasi dan office / kesekretariatan ada notebook yang cocok seharga 700 dolar AS.

Juga ada pemeo “kalo masih ada anggarannya, kenapa musti dihemat” akhirnya pemborosan di sektor atk, listrik, telepon, air, pemeliharaan gedung ataupun pembelian inventaris. Nanti begitu ada barang atau aset kantor yang benar-benar rusak, anggarannya tidak ada karena sudah habis.

Tidak kalah populernya adalah “studi banding dan sosialisasi” ke luar negeri. Biasanya dua kegiatan itu kalau normal paling banyak 4 orang, namun dengan semangat “ada anggarannya” maka jumlah pesertanya bak pemain bola kesebelasan yang mau latih tanding, bukan dilapangan bola, tapi di butik-butik terkenal di luar negeri. (eit jangan sinis gitu donk… mereka juga manusia !)

Susah memang menahan diri untuk hanya membeli yang dibutuhkan dan mengambil hanya yang diperlukan …… mata ini selalu lapar ! pantas Rasululloh secara berulangkali memberi contoh untuk hanya makan disaat lapar dan berhenti sebelum kenyang.-antz-

Friday, March 30, 2007

Jam tangan bergambar Deng Xiao Ping


Ketika saya sedang mencari sebuah tas kecil (di rumah, bukan di pasar) yang kira-kira bisa dipakai untuk menyimpan dan membawa kabel-kabel, adaptor, pena usb, tustel, harddisk eksternal, dan lampu kecil untuk laptop, tidak sengaja saya temukan kembali sebuah jam tangan peninggalan Deng Xiao Ping yang saya beli dari pasar antik Tian Tan di Beijing tahun 1998. Rupanya jam itu, waktu itu, saya selipkan di saku tas kecil yang saya beli juga di sana.

Jam itu buatan Jepang, masih baik, hanya gelangnya sudah rusak. Dalam bak jam itu ada foto Deng Xiao Ping, tulisan kanji : Deng Xiao Ping Tong Zhi dan bendera China.

Kok bisa kebetulan ya….. abis nulis tentang Deng….. eeee ketemu jam yang bergambar Deng. -antz-